Pandemi Covid-19, Ormawa UIN Antasari Dilantik Secara Virtual dan Tatap Muka



Pelantikan Akbar Organisasi Mahasiswa (ORMAWA) UIN Antasari Banjarmasin, yakni Senat Mahasiswa (SEMA) dan Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) tingkat Universitas, serta Unit Kegiatan Khusus (UKK) dan Unit Kegiatan Umum (UKM) yang sempat tertunda saat Pandemi Covid-19 akhirnya telah dilaksanakan di Aula Zafry Zam-Zam, Rektorat Lantai 3, Selasa (09/06) pagi.

Pelantikan yang berbeda dari tahun sebelumnya ini dilaksanakan dengan dua teknis yakni secara tatap muka di Aula Zafry Zam-Zam, Rektorat Lantai 3 dan Virtual menggunakan aplikasi zoom meeting.

Pelantikan Akbar secara tatap muka di Aula Zafry Zam-Zam, Rektorat Lantai 3 yang dihadiri oleh Rektor UIN Antasari Banjarmasin, Wakil Dekan 3 Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama, ketua DEMA, wakil DEMA, ketua SEMA, wakil SEMA dan 14 orang lainnya ini telah diatur bahwasanya acara yang diadakan hanya diperbolehkan 20 orang. Dengan mentaati peraturan protokol kesehatan, menggunakan masker, sarung tangan karet, dan physical distancing (Red. Jarak fisik).

Sedangkan pelantikan akbar secara virtual menggunakan aplikasi zoom meeting yang diikuti oleh 98 peserta. Yakni, 3 peserta dari 15 UKK dan UKM yang akan dilantik pengurus inti SEMA dan DEMA periode 2020, PPMU, deminsioner SEMA dan DEMA.



Pranata Komputer pada Humas dan Unit Teknologi Informasi dan Pangkalan Data (UTIPD), Abdi Rifan Husna mengatakan segala sesuatu dimasa pandemi ini, saat situasi new normal ataupun tidak  kita harus memenuhi protokol penjegahan Covid-19.
"Apa yang kita laksanakan hari ini adalah salah satu bentuk memenuhi protokol dan alhamdulillah semua dapat bekerjasama sudah memenuhi yang kita harapkan." Ujarnya.

Dalam sambutan Rektor UIN Antasari Banjarmasin, Mujiburrahman menyampaikan motivasi untuk peserta pelantikan agar tidak berkecil hati karena dilantik terlambat dan merasa tidak enak karena yang hadir hanya sebagian saja. 
"Sekedar motivasi kepada kawan-kawan  mungkin ada yang merasa waduh kami kenapa dilantiknya seperti ini terlambat dan hanya sebagian yang berhadir rasanya tidak nyaman, tapi suatu hari nanti mungkin 5 tahun akan datang atau beberapa tahun akan datang malah saudara punya cerita yang berbeda dari generasi terdahulu. Mungkin anda satu-satunya generasi yang 100 tahun merasakan pelantikan seperti ini, dan karena itu saudara menjadi istimewa. Jadi lihat lah dari sudut pandang positif." Tuturnya.

Dalam sambutannya Mujiburrahaman juga menyinggung perihal kegiatan pembelajaran di kelas yang terkendala akibat penyebaran Covid-19. Kondisi ini sangat memprihatikan mendorong para pejabat mengelola dua kebijakan sekaligus.
"Kebijakan pertama, jika dalam keadaan seperti ini pembelajaran akan tetap dilakukan secara daring. Kebijakan kedua yaitu jika Kalimantan Selatan memasuki new normal maka sesuai persyaratan World Health Organization (WHO) pembelajaran akan dilaksanakan secara blendid learning (Red. menggabungkan sistem pembelajaran tatap muka dan daring) jadi jika sekenario ini diterapkan maka cukup berat karena harus mengikuti protokol kesehatan." pungkasnya.

Muhammad Alfianor selaku ketua UKM Lembaga Dakwah Kampus (LDK Amal) meyutujui bahwa pelantikan tahun ini diadakan secara virtual karena juga sebagai alternatif bagi kawan-kawan yang sulit untuk ke Banjarmasin.
"Untuk pelantikan tadi saya setuju saja dilakukan secara online begitu lewat via zoom, karena kita sedang berada di tengah pandemi ini dan juga merupakan alternatif bagi kawan-kawan yang sedang berada dikampung halaman yang dimana agak sulit untuk ke Banjarmasin karena banyak juga finansialnya yang sedang berkurang." ujarnya

Alfi menambahkan untuk acara sendiri alhamdulillah berjalan dengan sesuai namun untuk teknis acaranya kurang efektif.
"Menurut saya teknis acaranya kurang efektif apalagi saat ucap sumpah, saat itu bising sekali karena para ketua umum diberikan mengangtifkan voice (Red. Suara) sehingga banyak kata-kata yang tidak bisa didengar saat pengambilan sumpah. Mungkin kedepannya apabila terdapat pelantikan seperti ini lagi, maka pihak panitia lebih mematangkan tentang teknis acaranya." Tutupnya.

Rep: Hataw
Editor: Haur

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Pandemi Covid-19, Ormawa UIN Antasari Dilantik Secara Virtual dan Tatap Muka"

Posting Komentar