PERNYATAAN SIKAP AKTIVIS PERS MAHASISWA KALIMANTAN SELATAN

PERNYATAAN SIKAP AKTIVIS PERS MAHASISWA KALIMANTAN SELATAN

Melaksanakan kegiatan jurnalistik dijamin oleh UU no. 40 tahun 1999, dan kebebasan melakukan aksi dijamin oleh UU no. 9 tahun 1998. Namun sayangnya ‘jaminan’ itu tidak serta-merta keduanya terhindar dari yang namanya diskriminasi yang dilakukan oleh segelintir aparatur negara yang tidak tahu soal undang-undang.
Harapan kami sebagai insan pers yang dijamin undang-undang telah cidera. Itu terbukti dari kesewenangan oknum aparat penegak hukum terhadap Lembaga Pers Mahasiswa Bursa Obrol Mahasiswa (LPM BOM) Institut Teknologi Medan (ITM) hingga berbuntut ke meja hijau.
Padahal, seperti pemberitaan di www.persma.org tentang kronologinya adalah mereka (LPM BOM) sedang melakukan peliputan, dilengkapi Surat Penugasan Peliputan dan ID Card Pers lalu polisi mekukan penangkapan dan lebih sayangnya lagi aktivis Pers Mahasiswa tersebut mendapat perlakukan kekerasan.
Kami, sebagai penggiat Pers Mahasiswa yang ada di Provinsi Kalimantan Selatan, sangat menyayangkan kejadian tersebut dan mengutuk keras!
Maka berdasarkan hal itu kami menuntut:
Bebaskan Pers Mahasiswa LPM BOM Institut Teknologi Medan dan Aktivis Universitas Sumatera Utara.
Kami mengecam tindakan kekerasan yang dilakukan oleh oknum kepolisian terhadap aktivis pers mahasiswa LPM BOM ITM
Mengusut dan mengadili tuntas kekerasan yang dilakukan oleh pihak kepolisan terhadap aktivias pers mahasiswa LPM BOM ITM
Menuntut pihak kepolisian Polrestabes Medan untuk bertanggungjawabatas kekerasan terhadap LPM BOM dan Mahasiswa USU
Menghimbau seluruh LPM se-Indonesia untuk melakukan aksi solidaritas terhadap kasus kekerasan yang dialamni awak pers mahasiswa LPM BOM ITM

Banjarmasin, 17 Mei 2017
Yang bertanda tangan dibawah ini:




(PPMI Dewan Kota Banjarmasin)
(LPM Kinday)
(LPM Sukma)
(LPM Panda)
(LPM Intr-O)
(LPM Warta Jitu)
(LPM Lensa)
(LPM Handayani)
(LPM Lentera)      
(LPM Jelaga)
(LPM Opini)
(LPM Analisa)