Sabtu, 11 Juni 2016

Banyak Anak Banyak Rejeki, Makin Banyak Makin Rugi!!!

Sumber Google

Oleh: Syahmiadi
Mahasiswa Dakwah IAIN Antasari Banjarmasin
    Indonesia merupakan sebuah Negara kepulauan terbesar yang sangat kayaakan sumber daya alam dan sumber daya manusianya, jika dibandingkan dengan Negara-negara tetangga seperti Malaysia, Singapore, Thailand, Filipina dan yang lainnya Indonesia lebih unggul dari segala hal terutama dalam segi luas wilayah, jika dibandingkan satu Negara tetangga hanya sebesar satu propinsi yang terdapatdi Indonesia, karena itulah Indonesia kaya akan sumber daya alam yang berlimpah disetiap pelosok daerah.

    Akan tetapi ketika harus bersaing dengan Negara yang lain perihal sumber daya manusia, Indonesia tak bisa menampik bahwa kalah bersaing dengan Negara lain, dikarenakan banyaknya masyarakat yang tidak hidup layak, “20 persen orang Indonesia hidupnya sudah lumayan. Tapi 80 persen paling bawah belum bisa menikmati arti dari kemerdekaan” Rizal Ramli (Mentri Koordinator Bidang Kemaritiman) (15/9/2015). Hal ini menjadikan tingkat kesejahteraan masyarakat Indonesia paling rendah dibandingkan Negara ASEAN lain.
Jika dicari penyebab dari permasalahan ini maka pertumbuhan penduduk yang tidak terkontrol menjadi factor utamanya, Menurut data yang ada laju pertumbuhan penduduk saat ini 1,49 persen sedangkan wacana dari pemerintahhanya 1,1 persen, jika laju pertumbuhan seperti itu maka setiap tahunnya bertambah 4,5 juta orang di Indonesia. Laju pertumbuhan ini tidak diiringi dengan kualitas dari penduduknya sendiri, kualitas pendidikan yang masih rendah juga menjadi faktor penyebab rendahnya kualitas hidup masyarakat, Badan Pusat Statistik melaporkan jumlah pengangguran di Indonesia pada agustus 2015 sebanyak 7,5 juta orang, dikarenakan masih banyaknya masyarakat yang hanya lulusan SD dan SMP dan SMA sehingga Indonesia jauh tertinggal dari Negara lain.

    Kemajuan zaman yang kian pesat semakin membuat keadaan Indonesia tertingal, dalam hal teknologi Indonesia hanya mampu menjadi Negara konsumtif, dibandingkan Negara cina yang terus bisa berkembang dan mengikuti arus perkembangan teknologi. Bisa dilihat semua alat-alat yang berbasis teknologi notabennya diimpor dari Negara lain, walaupun ada beberapa alat yang berhasil diciptakan oleh anak-anak Indonesia, akan tetapi tidak cukup untuk menutupi kebutuhan masyarakat yang kian hari kian meningkat dalam hal teknologi.

    Jika hal ini terus dibiarkan maka Indonesia akan selalu tertinggal dalam bidang teknologi, dan hanya akan menjadi Negara konsumtif kedepannya. Memberikan pengetahuan kepada masyarakat mengenai teknologi menjadi penting demi menjadikan masyarakat lebih terbiasa dalam kemajuan bidang teknologi.

    Dengan semakin pesatnya perkembangan zaman maka semakin banyak lahan hijau yang digunakan untuk perkembangan manusia, penebangan illegal yang semakin marak di Indonesia memberikan kerugian dan dampak yang sangat besar bagi Indonesia sendiri. Jika terus dibiarkan seperti ini tak bisa disangsikan Indonesia hanya akan terus kehilangan kelestarian alamnya, Indonesia akan mulai kehilangan jati dirinya sebagai paru-paru dunia.

   Apabila pemerintah terus membiarkan hal ini tentunya Indonesia akan semakin tergerus oleh perkembangan zaman, dan ketika sumber daya alam sudah habis untukdiekploitasi Indonesia tidak lagi memiliki sumberdaya untuk menopang kehidupan yang ada. Maka dari itu kita harus memulai untuk memanfaatkan sumber daya manusia yang sangat berlimpah, dengan mengadakan pelatihan atau pun meningkatkan standar pendidikan yang ada di Indonesia sehingga kita tidak hanya bertumpu pada sumber daya alam saja.

    Kemudian mulai menggalakan pelestarian lingkungan supaya kita tidak kehabisan sumber daya alam, dengan melakukan penanaman kembali ketika sudah diekploitasi setidaknya bisa memberikan dampak kecil demi menjaga kelestarian lingkungan, dan kemudian menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya berperilaku hidup sehat dengan tidak membuang sampah secara sembarangan.Wallahu a'lam..

Jejak Redaksi

Labels