Parkiran Datang, Drainase Menghilang

Sumber Fahrizal


       B-Sukma, kolam yang dulunya sebagai tempat penampungan air hujan berada dimuka fakutas Ushuluddin dan Humaniora,  sekarang sudah ditimbun dengan tanah. Rencananya lahan tersebut akan dibuat lahan parkir buat para mahasiswa.

       Ketika dikonfirmasi oleh tim sukma mengenai penambahan lahan parkir di Ushuluddin (31/03), Dekan Ushuluddin, Prof. Dr. Abdullah Karim, M.Ag mengatakan bahwa, penimbunan tersebut adalah program dari kantor pusat IAIN yang berada di Jakarta, bukan dari fakultas Ushuluddin. Dan kami dari pihak Ushuluddin pun tidak bisa berkata apa-apa lagi, hanya bisa menerima saja karena keputusan ini berasal dari kantor pusat langsung.

      “Seandainya program itu dari fakultas Ushuluddin, pasti kami akan merencanakannya dengan matang, karena kami menginginkan sistem panggung atau bertiang agar air tetap tertampung dibawahnya. Tetapi, berhubung kami tidak mempunyai dana yang cukup untuk sistem itu, dan kantor pusat menginginkan seperti demikian, jadi kami terima saja. Ujar Abdullah Karim.

       Abdullah Karim menambahkan, mengenai dana penimbunan dikolam Ushuluddin yang akan menjadi lahan parkir tersebut berasal dari KEMENAG, tambahnya. Dayat,mahasiswa Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) menanggapi bahwa, hal tersebut tidak efektif, karena tempat yang digunakan sebagai lahan parkir itu dulunya adalah rawa atau kolam yang mana tempat itu dulunya berfungsi untuk menampung air hujan yang turun, ujarnya.“penambahan tempat parkir di area permukaan rawa itu nantinya tidak hanya berdampak bagi lingkungan Fakultas sekitar,tetapi juga terhadap pihak Ushuluddin sendiri,yang mana akan terendamnya lokal dan jalan yang ada disekitar bekas rawa tersebut”, ungkap Dayat.

Dayat menambahkan, menurutnya masalah banjir yang biasa menimpa kampus saat hujan,ini dikarenakan kurang  nya drainase atau daerah resapan air karena disebabkan banyaknya kegiatan pembangunan yang dilakukan. Selain itu, juga karena kurangnya pengawasan yang dilakukan oleh  pihak terkait terhadap pembangunan-pembangunan yang ada dikampus, tambahnya.

Dayat berharap, agar nantinya pihak terkait dapat membuat drainase atau selokan air secara berkala.Agar saat hujan turun,air tidak tergenang diarea tersebut dan mengalir ke tempat yang mampu menampung volume air, harapnya.

Berbeda dengan Dayat, Zaini,mahasiswa KPI inimenanggapi positif tentang adanya pembangunan lahan yang ada di Fakultas Ushulludin. Meski begitu,Zaini tetapbahwa berharap nantinya dilakukan pembuatan drainase untuk megurangi dampak yang ditimbulkan dari penambagan lahan tersebut, tutupnya. (Ira,Maulida,Lukmana)