PR UNTUK MAHASISWA


BSukma – Anak Fakultas Tarbiyah atau AFATAR mengadakan diskusi pinggiran di Taman hijau IAIN Antasari, Senin (07/09) sore kemarin. Acara ini dihadiri oleh beberapa mahasiswa dan mahasiswi yang berasal dari Fakultas Tarbiyah dan Keguruan. 
Acara tersebut bertemakan “Seputar AFATAR dan mahasiswa diatas rata-rata”. Tujuan diadakan diskusi pinggiran ini  agar para mahasiswa dapat mengetahui apa-apa saja perbedaan mahasiswa tingkat standar dan mahasiswa diatas rata-rata. Diskusi ini sekaligus memperkenalkan kepada mahasiswa baru seputar organisasi AFATAR. 
Acara tersebut dihadiri oleh tiga pemateri. Salah satu pemateri yang hadir di acara itu adalah Ketua DEMA Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Faisal Rahman. Ia menyatakan mahasiswa memiliki kualitas yang berbeda. Ada mahasiswa yang bertingkat standar (rata-rata) dan mahasiswa yang diatas rata-rata.  
“Mahasiswa yang memiliki kualitas standar (rata-rata) yaitu mahasiswa yang mengikuti perkuliahan dengan baik, mendapat nilai IP yang baik, organisasi tetap jalan namun masih belum mampu untuk mengurangi beban hidup orang tua, termasuk mencari uang sendiri,” ujar Faisal.
Sebaliknya, Faisal menambahkan mahasiswa yang diatas rata-rata itu adalah mahasiswa yang mengikuti perkuliahan dengan baik, mendapat nilai IP yang baik, organisasi tetap jalan, dan juga bisa mengurangi beban hidup orang tua. 
Menurutnya ini adalah PR bagi setiap mahasiswa yang ingin menjadi mahasiswa diatas rata-rata. “Terlebih untuk mahasiswa baru yang ingin mengikuti perkuliahan sekaligus berorganisasi,” tuturnya.
Ia menambahkan menjadi mahasiswa diatas rata-rata memerlukan proses yang lumayan panjang. “Proses itu antaralain mengikuti kegiatan perkuliahan dengan sungguh-sungguh, organisasi tetap berjalan dengan lancar, harus bisa menyesuaikan waktu antara kuliah dengan organisasi dan bisa mengurangi beban hidup orang tua,” pungkas Faisal.

SARI MAWARNI (Reporter SUKMA) 

Pages