Senin, 15 September 2014

Pesona 2014 Memang Beda!

BSukma- (Kampusiana Banjarmasin Post)Sudah hal yang lumrah terjadi di setiap perguruan tinggi, setiap mahasiswa baru pasti mengalami yang namanya orientasi pengenalan kampus. Dan di setiap perguruan tinggi mempunyai nama yang berbeda-beda. Di IAIN Antasari Banjarmasin menamai orientasinya dengan nama PESONA 2014 dengan tema “One Colaburation Emotional: Fun, Interactive, Creative (OCE FIC). Yang di mulai dari hari selasa tanggal 26-28 Agustus 2014 kemarin, dan acara ini berlangsung selama tiga hari.
Acara orientasi atau OSPAK ini di mulai pada pagi dengan di buka langsung oleh Rektor IAIN Antasari Banjarmasin prof. DR. H. Akh. Fauzi Aseri, MA, bertempat di halaman Pusat Studi Bahasa (PSB). Acara ini di ikuti oleh seluruh mahasiswa baru yang berjumlah kurang lebih 1.700. Sedang untuk jumlah seluruh panitianya sekitar 180 orang yang terjaring dalam Sterring Commite dan Organizing Commite. Acara ini sendiri di rancang sekitar 2 bulan terlebih dahulu, yakni 1 bulan konsep dasar dari rektorat dan 1 bulan berikut konsep pelengkap.

Acara OSPAK tahun ini sangat berbeda dari acara OPAK pada tahun sebelumnya. Yakni adanya materi yang di berikan di kelas-kelas atau local-lokal dan materi itu langsung di berikan oleh para dosen IAIN Antasari Banjarmasin sendiri. Pada tahun sebelumnya acara OPAK ini di lakukan dalam dua tahap, yakni tahap satu dan tahap dua. Tapi, untuk kali ini hanya di lakukan satu tahap saja. Dan acaranya pun untuk materi selain di kelas juga di lakukan di Auditorium IAIN dan Gedung Olah Raga (GOR) IAIN. sedang para pesertanya di bagi ke dalam 60 kelompok dan didampingi oleh dua orang kaka pembimbing. Mulai dari kelompok 1-35 bertempat di Auditorium dan 36-60 bertempat di GOR.

Adapun alasan para rektorat kenapa di lakukan di kelas-kelas karena ada beberapa materi yang kurang efektif jika di lakukan di Auditorium dan GOR, dan untuk OSPAK tahun ini adalah OSPAK yang pertama kalinya di lakukan di kelas-kelas, dan “Alhamdulillah Rektorat bilang acaranya ini sukses” tutur ketua OC Ahmad Taufik yang sekarang menginjak semester lima di jurusan PBA saat ditemui reporter LPM SUKMA
Adapun kendala-kendala yang yang di hadapi waktu OPAK ini cukup banyak, misalnyanya saja kewalahannya para panitia karena OPAK ini di lakukan di dua tempat pada waktu yang bersama yakni Auditorium dan GOR serta di tambahnya materi-materi di kelas-kelas, sehingga cukup sulit para panitia mengkoordinir para peserta yang kurang lenih 1.700.

Adapun hikmah yang dapat di ambil dengan di adakannya OPAK ini adalah para mahasiswa baru lebih mengenal kampusnya sendiri, memiliki banyak teman, mampu bersosialisasi dan terbentuknya saling bekerja sama, yang dulunya tak mengenal kini semakin akrab. Adapun harapan untuk OPAK tahun depan adalah semoga lebih baik dari tahun ini, meskipun pihak Rektorat sudah menganggap OPAK tahun ini bagus, tapi tahun depan semoga lebih bagus lagi “ungkapnya (BS Ali Faza /1/13/0032)

Jejak Redaksi

Labels