Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Aksi Lanjutan Mahasiswa Se-Kalsel Nihil, Sidang Rakyat Tidak Terealisasi

Berangkat dari keinginan menuntut janji mengenai sidang rakyat di depan Kantor DPRD, massa aksi demonstrasi yang tergabung dalam aliansi mahasiswa se-Kalsel terpaksa harus pulang dengan tangan kosong pada Kamis, (21/04) siang. 


Mahasiswa mendapat informasi bahwa anggota DPRD tidak ada satupun yang berada di kantor. Merasa dibohongi, massa aksi memutuskan menggelar sholat jenazah sebagai bentuk kekecewaan atas matinya janji DPRD.

"Dengar kawan-kawan, bahwa di dalam tidak ada siapa-siapa. Dan hari ini kami menyatakan mosi tidak percaya", seru Reza selaku Koordinator Lapangan (Korlap) aksi kali ini.


Reza kemudian menjelaskan, bahwa dalam aksi sebelumnya sudah disepakati akan dilaksanakannya sidang rakyat. Sayangnya, pihak DPRD justru mengajak perwakilan untuk beraudiensi.

"Nah, kami kalau satu dipanggil ya semua dipanggil, makanya kami hari ini turun dan tidak menghadiri audiensi demi komitmen kami bersama. Bahwa kami siap turun semua untuk melaksanakan sidang rakyat tapi ternyata tidak ada," ujarnya. 


Mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) tersebut, juga menambahkan langkah lanjutan tentang penyeruan aksi melalui media.

"Dengan hasil yang nihil seperti ini, maka kami memutuskan untuk menyerukan aksi lewat media," tegasnya.


Salah satu mahasiswa berinisial AY, yang membawa bahan bakar jenis pertalite juga harus diamankan pihak aparat kepolisian.

"Rencana kami mau bakar ban sebagai simbolisasi dan kebetulan dia yang bawa pertalite, lalu kami dengar kabar terakhir ia diamankan aparat," tutur Reza.


Tak hanya itu, aksi berlangsung hampir tidak kondusif, karena diperbolehkannya pihak selain mahasiswa untuk menyampaikan aspirasi.

"Hei mahasiswa bangun! Ubahlah mindset kalian, ubahlah perlawanan kalian, tidak ada gunanya lagi turun ke jalan," ucap pria berpakaian putih dengan identitas yang tidak diketahui.


Dinilai melakukan tindakan provokatif, mahasiswa akhirnya berkoordinasi dengan aparat untuk menariknya keluar dari barisan.


Jumlah massa yang menurun dari aksi sebelumnya, juga turut menjadi sorotan. Iqbal, selaku Wakil Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) UIN Antasari menjelaskan alasan dibalik minimnya jumlah massa dikarenakan waktu konsolidasi yang mepet.

"Kami malam tadi langsung konsolidasi bahwa disepakati hari ini akan ada aksi," ucapnya. 


Berdasarkan kesepakatan bersama, Iqbal menjelaskan berbagai pertimbangan hingga aksi digelar. 

"Aksi kalaunya dilaksanakan pada hari Jum'at tidak efektif, Sabtu dan Minggu libur. Kemudian pada hari Senin banyak yang pulang kampung, maka dari itu diambil jalan tengah dengan dilaksanakannya hari ini dengan masa yang lebih sedikit," tutupnya.


Rep: Tim Sukma

Editor: Marsupilami

Posting Komentar untuk " Aksi Lanjutan Mahasiswa Se-Kalsel Nihil, Sidang Rakyat Tidak Terealisasi"