Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Silaturahmi KBM UIN Antasari Berlangsung di SC, Arbani: Bukan Tanda Bahwa SC Beroperasi Sebagaimana Mestinya

Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Universitas Islam Negeri (UIN) Antasari Banjarmasin melaksanakan pertemuan dengan seluruh perwakilan Unit Kegiatan Khusus/Unit Kegiatan Mahasiswa (UKK/UKM) di Gedung Student Center (SC), Kamis (27/05) sore.


Pertemuan ini adalah yang pertama diselenggarakan secara tatap muka, dikarenakan Pandemi Covid-19 yang mengharuskan untuk membatasi mobilitas dan tidak berkumpul bagi banyak orang.


Arbani selaku Wakil Ketua DEMA, menyampaikan mengenai kondisi SC yang masih belum sepenuhnya bisa digunakan karena belum mendapatkan kebijakan resmi dari otoritas kampus.

"Terkait SC, sebenarnya belum bisa difungsikan sebagaimana mestinya, karena setahu kami sampai hari ini belum ada kebijakan resmi dari pihak kampus mengenai hal ini,” ujarnya saat diwawancarai melalui WhatsAap, Jum’at (28/05).


Akan tetapi, bagi elemen Organisasi Mahasiswa (Ormawa) yang bermarkas di SC diperbolehkan saja apabila ada kepentingan ke sekretariat.

“Setahu kami diperbolehkan saja semisal mengambil barang atau inventaris tertentu, itupun harus atas izin pihak pengelola SC di bagian umum rektorat dan Wakil Rektor 3 Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama. Waktunya dan jumlah orangnya juga terbatas. Mengenai pembatasan waktu dan jumlah ini mungkin bisa dikonfirmasi langsung ke pihak pengelola SC," tambahnya selaku Wakil Ketua DEMA UIN.


Namun, mengenai UKM/UKK yang ingin mengadakan rapat tatap muka di SC, pihak DEMA tidak bisa memberikan kepastian.

“Kami tidak bisa memastikan, soalnya kebijakan mengenai ini di tangan pihak rektorat,” ujarnya.


Ia juga mengungkapkan mengenai kegiatan Silaturahmi perwakilan Keluarga Besar Mahasiswa (KBM) UIN Antasari Banjarmasin, bukan menandakan bahwa SC telah beroperasi sebagaimana mestinya.

"Mengenai kegiatan Silaturahmi perwakilan KBM UIN Antasari dalam hal ini DEMA, SEMA dan UKK/UKM hari ini tadi yang bertempat di SC, juga melalui proses koordinasi dengan Wakil Rektor 3 dan pengelola SC. Kebetulan kami juga tidak sebatas ingin mengadakan pertemuan di SC, melainkan ingin meninjau sekaligus membersihkan ruangan utama SC. Jadi, kegiatan bersama di SC tadi bukan berarti menandakan SC beroperasi sebagaimana mestinya ya,” ungkapnya.


Wakil Ketua DEMA UIN Antasari juga mengharapkan nantinya ada regulasi atau kebijakan resmi dari pihak kampus mengenai hal ini.

“Agar organisasi mahasiswa tingkat universitas dapat kembali menggunakan rumahnya dan dapat berkegiatan kembali di dalam kampus meskipun misalnya pelaksanaannya masih secara terbatas," tutupnya.


Sekretaris Umum yang hadir pada pertemuan kemarin mewakili Ketua Umum Sanggar Musik, Maliana Rahma menyampaikan keresahannya, akibat sulitnya untuk mendapatkan akses ke SC.

"Tentunya sangat kecewa dan sedih karena kami sangat bergantung dengan SC yang mana SC bukan hanya sekretariat untuk kami melainkan juga studio untuk latihan, di dalam SC isinya alat-alat musik, komputer dan lainnya, yang mana jikalau terlalu lama tidak dipakai takutnya ada kerusakan," ungkapnya.


Maliana Rahma pun juga mengutarakan harapannya terhadap pihak DEMA untuk bisa menjalankan tugas mereka dengan amanah.

"Harapannya semoga DEMA bisa menjalankan tugasnya seperti yang semestinya, semoga selalu kuat untuk mengemban amanah dari semua Ormawa. Aamiin," tuturnya.


Rep: Nrl

Editor: Lanjit

Posting Komentar untuk "Silaturahmi KBM UIN Antasari Berlangsung di SC, Arbani: Bukan Tanda Bahwa SC Beroperasi Sebagaimana Mestinya"

Berlangganan via Email