Penutupan Permata Antasari, Fakultas Dakwah Gagal Geser Peringkat Tarbiyah



Ajang perlombaan bertajuk Permata Antasari yang berlangsung selama 10 hari, resmi ditutup di depan Perpustakaan UIN Antasari. Acara penutupan ini disertai dengan pengumuman dan penyerahan hadiah lomba, Jumat (20/12) malam. 

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama, Nida Mufidah turut ikuti rangkaian upacara penutupan. Bersambung dengan pengumuman juara, acara usai hingga lewat pukul 22.00 WITA.

Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) pertahankan 6 tahun predikat juara umum. Walau sebelumnya sempat diperkirakan Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIK) akan menggantikan posisi juara umum Pekan Olahraga, Seni dan Ilmiah (Porseni) tahun ini .

Berdasarkan penuturan Hasanuddin selaku Ketua Pelaksana, FDIK banyak mengirimkan utusannya dalam Porseni kali ini. "26 dari 4 cabang lomba hanya 2 lomba FDIK tidak mengirimkan utusan, yaitu lomba tari dan teater," Ujarnya saat ditemui disela acara penutupan.



Didukung dengan perolehan sementara hingga Kamis (19/12), FDIK unggul 14 total medali dari FTK. Namun berbeda dari yang diutarakan oleh Ketuplak saat wawancara, FTK diumumkan sebagai peraih juara umum pada malam penutupan. Hingga berita ini terbit masih menunggu informasi terkait kejelasan total perolehan akhir medali.

Perihal pelaksanaan Permata Antasari secara keseluruhan, Hasan sebut telah berhasil dilihat dari partisipasi tiap fakultas. Sempat terkendala tempat dan jadwal pelaksaanan yang bersamaan dengan Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Ekonomi Syariah, Mahasiswa angkatan 2015 ini mengaku telah mengkoordinasikan agar acara tetap berlangsung lancar.

Meski demikian, Hasan berharap Dema tahun depan lebih kreatif dari pembukaan hingga penutupan. "Lebih baik lagi jika diadakan konsolidasi dari ketua Dema dan HMJ demi kelancaran acara untuk tahun depan," Tutupnya dengan saran.


Rep: Jarwo

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Penutupan Permata Antasari, Fakultas Dakwah Gagal Geser Peringkat Tarbiyah"

Posting Komentar