Sistem Pembayaran Syariah ala Kantin UIN Antasari



Suasana kantin sehari sebelum penerapan sistem pembayaran syariah,Senin (30/09).

UIN Antasari terapkan sistem pembayaran baru di kantin (red: kantin belakang perpustakaan) sejak Selasa (01/10). Pembayaran yang semula dilakukan setelah makan dan langsung dengan pedagangnya, kini menjadi sebelum makan dan dilakukan dengan pembayaran satu pintu.

Konsumen mengantre dan melakukan pembayaran di kasir.
Jauh sebelum sistem ini diterapkan, Tim LPM Sukma telah mengusut isu yang beredar mengenai akan terjadinya kenaikan harga makanan di kantin hingga mencapai 25% dari harga semula. Simpang siur sejak bulan Agustus lalu ini berujung pada perubahan sistem baru pembayaran kantin. 


Menanggapi isu kenaikan harga makanan yang dijual, salah satu pedagang yang tidak bisa disebutkan namanya menyatakan bahwa sebelumnya mereka telah sepakat untuk tidak menaikkan harga. "Harga tetap normal, sementara penghasilan kami yang dipotong 20%”, tegasnya, Senin (16/09) lalu.




Baca Selengkapnya di Berantas Edisi LXXI.

Subscribe to receive free email updates:

1 Response to "Sistem Pembayaran Syariah ala Kantin UIN Antasari"

  1. Salam sejahtera untuk kita semua, dan juga selaku penulis, daam tulisan tersebut mohon izin mengkritik sedikit pemberitaan ini hasil yang paling buruk dari beberapa berita yg lain, dan dalam permasalahan ini tidak ada keseimbangan dalam berita tersebut sehingga menjadi buruk dalam 1 pihak

    BalasHapus