Pipa Induk PDAM Bocor, Ansor Kota Banjarmasin Bersuara

https://scontent.fbpn2-1.fna.fbcdn.net/v/t1.0-9/57821840_272322143648877_8227183771598716928_n.jpg?_nc_cat=102&_nc_oc=AQnwMAj63v_lDEUBgPL4EtoCkTxfP4kmB9-2YUo9wsExW7L-nvhhiqU15vTRJMjCti4&_nc_ht=scontent.fbpn2-1.fna&oh=8c4788f61f960585d694c0cc6bf4d479&oe=5E0A4029
ilustration
Banjarmasin - Kemacetan yang sering terjadi di jalan raya, ternyata tidak hanya di sana saja. Pipa-pipa yang dipasak dalam tanah ternyata tidak mengalirkan air. Akibatnya, juga terjadi kemacetan air di sebagian kelurahan di Banjarmasin. Sebelumnya, Minggu (8/9/2019), terjadi kebocoran pipa induk Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Bandarmasih pada instalasi Pengolahan Air PDAM (IPA II), di Jalan Pramuka, Kecamatan Banjarmasin Timur, Kota Banjarmasin.

Dilansir dari Banjarmasin.tribunnews.com, wilayah yang terdampak dari kebocoran pipa induk di antaranya booster Banua Anyar, Kecamatan Banjarmasin Utara (Sungai Andai, Sultan Adam, Jahri Saleh, Komplek Mandiri, Komplek Taekwondo, Malkon Temon, Sungai Miai, Sungai Jingah, Brigjend H Hasan Basri dan sebelah kiri arah RS Anshari Saleh).

Kemudian booster Jalan Gerilya, (Wilayah Selatan dan Timur), antara Pulau Bromo, Gunung Meranti, Kuin Kecil, Pantai Selaras, Komp Wengga, Komp BLB, Basirih, Tata Banua Indah, Pemurus Dalam, Komp Joko dan Bunyamin Residence. 

Untuk wilayah Kecamatan Banjarmasin Barat, seperti Kubah Basirih, Antasan Raden, Antasan Bondan dan Antasan Segera, Komplek Yuka, Komp Lumba-Lumba, dan kawasan Jalan Barito Hilir.

Sulaiman, S. Sos. I. Ketua GP Ansor Kota Banjarmasin.

Ketua Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kota Banjarmasin, Sulaiman, menyampaikan aspirasi dari warga Kota Banjarmasin. Meski telah dikabarkan dari pihak PDAM sudah menyalur 65 truk tangki dari Sembilan unit tangki air PDAM untuk melayani warga yang terdampak kebocoran pipa, akan tetapi itu hanya berupa pesanan.

“Kekurangan air sangat dirasakan masyarakat Banjarmasin, kita perlu konvensi bersama dan tidak hanya berdasarkan keperluan dari panggilan beberapa orang saja. Sebagai perusahaan air yang dibayar, harusnya bertanggung jawab mengganti air dengan berkeliling ke rukun tetangga yang kena dampaknya,” ucap seseorang yang sering disapa Sule dari Pemuda NU. 

“Masyarakat gerah akibat kemacetan air dari bocornya pipa, kalaupun harus memanfaatkan aliran air sungai, Sungai Martapura misalnya, sangatlah payau. Kita cukup digelisahkan dengan air bersih Kota Banjarmasin yang notabene kota Seribu Sungai ini,” seru Sulaiman saat di sekretariat bersama PWNU Kalsel kepada lpmsukma.com, Senin (9/9/2019). 

Ia yang biasa dipanggil Sule (Pimpinan Ansor/Banser Banjarmasin) ini juga menambahkan, “pelayanan PDAM selama ini dirasa kurang dalam melayani masyarakat. Mereka yang harusnya membayar lima kubik dibebankan menjadi sepuluh kubik, apa itu lebih besar pasak daripada tiang? Sedang airnya tidak selalu mengalir dan mati total.” tuturnya melanjutkan aspirasi.

"Selama ini peraturan yang dikeluarkan oleh pihak PDAM Bandarmasih, kurang berpihak kepada masyarakat Banjarmasin. Ini sangat memberatkan dan keliru yang perlu dibenarkan (diperbaiki) dengan segera, kebocoran yang terjadi seperti dibiarkan rusak lalu diperbaiki atau diganti hingga masyarakat jualah yang ter-dzolimi,” tutup seorang aktivis Gerakan Pemuda Ansor.


Penulis : M. Iqbal

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Pipa Induk PDAM Bocor, Ansor Kota Banjarmasin Bersuara"

Posting Komentar