Mewujudkan Banjarmasin Kota Inklusi di HDI 2018

Foto: Tim Sukma

Pembukaan peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) 2018 yang diselenggarakan oleh Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kota Banjarmasin bersama Pemerintah Kota dan Organisasi Masyarakat di Banjarmasin digelar dalam rangka mewujudkan Banjarmasin sebagai kota inklusi. Dimulai sekitar pukul sembilan waktu setempat di Siring tepatnya depan kantor walikota Banjarmasin, Sabtu (01/12).

Acara bertajuk “Kayuh Baimbai : Kami bisa, Kita sama” akan berlangsung selama dua hari kedepan yaitu Sabtu-Minggu, (01-02/12) dibuka dengan penampilan Pantonim yang dipersembahkan oleh Gerakan Kesejaterahan Tuli Indonesia (GERKATIN).

Tak hanya itu, Kelompok Paduan Isyarat pertama kali di dunia yang dipelopori oleh Banjarmasin juga turut memeriahkan acara dengan membawakan Lagu Indosesia Raya dan Lagu Pandu Inklusi Nusantara. Ibnu Sina menamakannya sebagai Paduan Isyarat Baiman. “Sudah betasmiyah hari ini” Ujar Sang Walikota Banjarmasin itu.

Dihadiri oleh penyandang disabilitas, para murid sekolah inklusi, perusahaan-perusahaan, perwakilan pemerintah pusat, serta para duta besar yang mendukung gerakan kota inklusi.
Peringatan HDI 2018 ini disebut-sebut sebagai pemantik awal informasi job fair bagi penyandang disabilitas yang rencananya akan digelar tahun 2019 mendatang.

Serangkaian acara peringatan diisi berbagai kegiatan mulai dari deklarasi duta anak inklusi, seminar dan lokakarya, talkshow, serta adanya perlombaan.

“Ada 5 cabang lomba yang di perlombakan. Ada Menari, Baca puisi, Fotografi, Menggambar dan melukis di atas tanggui” Ujar Slamet Triadi selaku ketua pelaksana saat di wawancarai tim Sukma.

Selain itu, pemberian penghargaan dan pensiunan pengajar di sekolah luar biasa, penghargaan kepada sekolah inklusi SMP 14 dan kepada  Universitas Lambung Mangkurat. Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Siti Wasilah penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Banjarmasin yang tidak lain adalah istri walikota.

Foto: Tim Sukma

Slamet yang aktif menjabat sebagai Ketua PPDI Kota Banjarmasin ini juga menambahkan adanya pameran hasil karya disabilitas yang menjadi puncak peringatan HDI 2018 ini. 

“Lewat pameran ini kami ingin menujukan pada masyarakat bahwa kami juga bisa berkarya dan memberikan yang terbaik pada masyarakat kota Banjarmasin” pungkas Slamet.


Reporter: Anggun R.P
Editor: Wahyu Nj

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Mewujudkan Banjarmasin Kota Inklusi di HDI 2018"

Posting Komentar