Rabu, 25 Juli 2018

Lepas Prediksi Perdana, Tim Antasari Membuktikan pada Tanding Kedua

Pada 12 Juli, UKM Olahraga mengonfirmasi keikutsertaan dalam meramaikan Piala Menpora (Liga Mahasiswa 2018). Universitas Islam Negeri Antasari mengirim 18 orang pemain, Kapten Agus M Zuhri menjelaskan, Minggu (22/7).

Foto Tim Kesebelasan Antasari (Sumber: UKM Olahraga)


“Kamis (19/7) kita diberi tahu bahwa Senin (23/7) sudah harus latihan,” ujar Agus. Persiapan yang dilakukan hanya satu minggu, dan tim UIN Antasari telah melaksanakan 4 kali sesi latihan. Hasil pertandingan uji coba terakhir dinilai sangat bagus oleh Kapten tim tersebut karena mereka berhasil menang.

Muhammad Rizali mengatakan bahwa strategi dan kesiapan sudah dipersiapkan dengan maksimal. “Taktik dan strategi permainan akan ditangani oleh Coach dengan sistemnya. Saya sendiri telah mempersiapkan semuanya semaksimal mungkin, termasuk perizinan kampus dan pendanaan,” ujarnya selaku manajer tim Antasari, Sabtu (21/7).

“Melihat materi latihan dari Coach beberapa minggu lalu, secara permainan kami optimis bisa bicara banyak di Liga Mahasiswa. Namun, kendala utama yang disampaikan Coach adalah fisik pemain masih belum stabil,” ungkap Rizali, dengan minimnya persiapan untuk turnamen.

“Ini kali pertama UIN Antasari mengikuti Liga Mahasiswa. Jadi, saya berpesan agar tim bermain dengan maksimal untuk membawa nama kampus, tentunya tetap sportivitas. Kami berharap menjadi perwakilan Kalimantan Selatan pada Liga Mahasiswa di Bandung”. 

Terkait prediksi goal melawan Univeritas Lambung Mangkurat (ULM), Rizali merasa bahwa kedua tim bermain secara terbuka karena ingin memetik kemenangan perdana, “Prediksi saya pertandingan berakhir imbang nantinya,” ujar Rizali yang juga Ketua Umum UKM Olahraga.

Tim Antasari yang sempat meyakini akan menang dan atau seri melawan tuan rumah yaitu JPOK ULM pada (23/7) pukul 14.30 di lapangan JPOK Banjarbaru. Setelah dikonfirmasi seusai pertandingan, Agus melalui pesan berbalas mengatakan, “Pada babak pertama semua berjalan sesuai strategi, menahan serangan bahkan meunggulinya dalam permainan”. Namun, Kapten tim ini mengakui kemenangan lawan dengan mengatakan banyak faktor di lapangan yang membuat mereka (baca. Tim Antasari) harus kalah pada skor 2-0.

Meski hasil tanding pertama tidak sesuai dengan harapan, tim Antasari membuktikannya pada tanding kedua melawan tim dari Universitas Islam Kalimantan (UNISKA) dengan berhasil mengimbanginya. Pertandingan yang berlangsung pada Rabu (25/7) kemarin melawan tim UNISKA dengan skor 2-2. Tim Antasari akan tanding kembali melawan Politeknik Negeri Tanah Laut pada Jumat (27/7).

Rep: Anggun&Rahim
Editor: Ades

Jejak Redaksi

Labels