Putra Putri Antasari Jadi Harapan Kampus Hijau di Tengah Masyarakat


Suasana grand final Putra Putri Antasari (PPA) ke-6 berjalan cukup meriah, Minggu malam (3/12) di Auditorium Masturi Jahri.  Meskipun pada awal pembukaan malam puncak itu terlihat lengang. Namun menjelang sesi  tanya jawab antara peserta dengan dewan juri, barulah pendukung para finalis berdatangan.
Pemenang  Putra Antasari tahun ini adalah Syifaurrahman Fadillah (PBI). Sedangkan Putri Antasari dimenangkan oleh Tamara Dita W (PMTK).
Ada 12 finalis yang masuk dalam grand final kali ini. Sebelumnya para peserta telah melewati masa karantina di guest house UIN Antasari selama dua hari.
12 finalis yang terdiri dari 6 Putra Antasari yaitu M. Aditya Hariyadi (KI-BKI), Syifaurrahman Fadillah (PBI), Rif’an (PBI), M. Rasyid Amin (PMTK), M. Abdurrahman Nadzar (PGMI), Fauzan Rahmat (KI-MPI). Sedangkan 6 Puteri Antasari yaitu Syarifah Nur Aini (PAI) Tamara Dita W. (PMTK), Nurul Azizah (IAT), Putri Maulidar Magfirah (PMTK), Yeni Zuraida (HK),  Yunisa Aghina (PI).
Acara yang diselanggarakan oleh Dema Universitas Islam Negeri Antasari (DEMA-UIN Antasari) Banjarmasin ini sudah terlaksana sejak tahun 2012. Budiansyah, Ketua Umum DEMA Univ mengharapkan para Finalis bisa menjadi Putra Putri Antasari yang bertanggung jawab karena akan mengharumkan nama UIN Antasari.
Senada dengan Budiansyah. Nida Mufida, Wakil Rektor III  Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama pun mengharapkan Putra Puteri memiliki good ettitude dan bisa mengabdikan diri pada masyarakat.
“Pengabdian tidak hanya terfokus pada dosen tetapi mahasiswa.” Ucap Nida. Lebih lanjut  ia menginginkan agar Putra Putri Antasari datang ke sekolah-sekolah terpencil dan memberikan bantuan-bantuan berupa buku.

Rep&foto: Anggun
Editor: si Mbah