Lagi, Maling Helm Terciduk saat Beraksi


pelaku dibawa ke pos satpam 


Kampus UIN Antasari dihebohkan dengan penangkapan seorang lelaki berkoas merah siang tadi. Ia tertangkap basah sedang melancarkan niat jahat, mencuri helm di parkiran. Beberapa hari sebelumnya telah terjadi kehilangan helm di Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi. Sebelumnya juga tertangkap kamera cctv di aera parkiran Perpustakaan Univ dan di area parikiran FDIK. Dari pantaun cctv tersebut terlihat pelaku mengambil dua helm yang dimasukan ke dalam tas ransel. Pelaku melancarkan aksi menggunakan motor Mio Otomatic. Berangkat dari temuan  cctv tersebut pihak keamanan melakukan pengintaian dan berhasil membekuk pelaku saat melakukan aksi dikawasan Fakultas Ushuluddin dan Humaniora, Senin (18/12)

barang bukti dari tas pelaku
Tercatat ada beberapa helm yang raib di parkiran. Menurut pengakuan salah satu mahasiswa Fakultas Syariah, Jurusan Hukum Keluarga bahwa ada empat helm yang hilang pada Selasa pekan lalu. Kemudian berdasarkan laporan yang masuk pada pihak keamanan kampus, pada Kamis pekan lalu juga ada tiga buah helm mahasiswa yang raib. Tak selang berapa hari kemudian mahasiswa fakultas dakwah pun kehilangan helm pada sore di hari Minggu setelah mengikuti kegiatan PKMD.  Kejadian terus berlanjut hingga, Senin (18/12) bahwa ada dua helm lagi yang raib dari pemiliknya.

Hingga berita ini diterbitkan belum diketahui pasti motif pelaku melakukan aksinya dan sudah berapa lama ia beraksi. Tim Sukma tidak bisa mendapat kepastian jawaban sebab pelaku langsung diamankan di toilet pos satpam setelah banyaknya masa yang mengerumun bercampur sedikit emosi.

Pelaku berinisial MR asal Kampung Melayu, Banjarmasin Tengah ini langsung dibawa ke polsek Banjarmasin Timur untuk diproses lebih lanjut. Ikut serta beberapa korban ke polsek untuk memberikan keterangan lebih lanjut.

Pelaku maling helm ini kemungkinan bisa dibebaskan jika kurangnya pengaduan dari para korban yang kehilangan. Keadaan ini mengingat kepada KUHP dalam aturan di Indonesia yang mengatur jika pencurian tidak lebih dari 2,5 juta nilainya. Maka perbuatan pencurian itu masuk dalam kategori pencurian ringan dengan konsekuensi hukuman 3 bulan penjara atau denda sebesar dua ratus lima puluh ribu (pasal 364 KUHP   jo. Pasal 1 Peraturan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 02 Tahun 2012 tentang Penyesuaian Batasan Tindak Pidana Ringan dan Jumlah Denda KUHP).

Oleh karena itu pihak polsek Banjarmasin Timur menghimbau kepada para korban kemalingan helm di lingkungan kampus UIN Antasari agar segera melapor ke polsek agar bisa diusut lebih lanjut.

Tim Sukma