UIN Antasari "Lahirkan" Fakultas Baru


UIN Antasari Banjarmasin "lahirkan" fakultas baru. Fakultas ini merupakan pecahan dari Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam; dulu sewaktu kampus ini masih berstatus Institut. Berdasarkan pembacaan SK Menteri Agama Republik Indonesia, pada saat pelantikan pejabat pelaksana akademik UIN Antasari Senin, 20 November 2017. Bahwa telah terbentuk secara kelembagaan dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam.

Fathurrahman Azhari selaku Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam mengatakan bahwa peresmian fakultas sekaligus gedung baru secara terbuka akan dilaksanakan pada Januari tahun mendatang. “Untuk mahasiswa yang berurusan terkait akademik pun masih digabung dengan Fakultas Syariah dan kemungkinan itu juga akan dipisah bersamaan dengan peresmian fakultas.” Ungkapnya, Selasa (28/11).

Gedung baru yang berada di samping Auditorium Mastur Jahri ini masih dalam tahap pembangunan, “Kemungkinan itu adalah gedung untuk Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, tapi akan resmi setelah diputuskan oleh Rektor.” Paparnya terkait alasan mengapa operasional akademik Fakultas Syariah dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam ini masih bergabung.

Sesuai dengan namanya Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam. Jurusan-jurusan yang kemudian dipindah ke fakultas ini pun tidak lepas kaitannya dengan ekonomi dan bisnis, yaitu Ekonomi Syariah (S1), Perbankan Syariah (S1), Asuransi Syariah (S1), dan Perbankan Syariah (D3).

“Karena ini baru, jadi belum ada tambahan jurusan. Boleh jadi nanti ada jurusan-jurusan baru.” Jelas Fathurrahman pada tim SUKMA saat ditemui di Aula VIP Fakultas Syariah.
Ia menambahkan bahwa selain jurusan-jurusan, UKM pun nantinya akan dibagi menjadi 2 (Sesuai fakultas mahasiswa masing-masing). “Dan bisa jadi akan ada UKM baru, termasuk Senat Mahasiswa dan Dewan Mahasiswa, semua akan terpisah nantinya.” 


Selaku Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam yang akan memulai perjalanan baru, Ia berharap “Fakultas ini menjadi paling unggul dan kedepannya lebih besar, serta dapat diperluas lagi. Karena sekarang sudah menjurus kepada bisnis, boleh jadi akan bekerjasama dengan Lembaga Keuangan Syariah. Di lingkungan kampus sendiri akan berusaha membuka lahan bisnis, seperti minimarket syariah, warung syariah, dimana nantinya akan menjadi tempat pelatihan mahasiswa.” Tutupnya pada tim SUKMA.

Rep: Craby
Editor: si Mbah
Foto: Google