Setengah Abad Fakultas Tarbiyah dan Keguruan



“Saya harap mahasiswa bisa lulus 3 tahun setengah.” Demikian harap Juairiah, Dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) yang baru pada 20 November lalu diambil sumpah jabatan oleh Mujiburrahman, Rektor UIN Antasari.


Tepat tanggal 22 November yang lalu Fakultas Tarbiyah dan Keguruan berusia 52 tahun. Melalui sambutan pembukaan peringatan ke 52, perempuan bergelar profesor bidang Bahasa Indonesia ini pun menaruh harapannya kepada seluruh mahasiswa FTK agar bisa meningkatkan kualitas fakultas.

Tujuan dari adanya fakultas ini untuk melahirkan sarjana yang bertkawa kepada Allah swt, menguasai pengetahuan agama Islam dan memiliki kemampuan akademik serta profesional dalam bidang ketarbiyahan.

Dimasa-masa awal berdirinya, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan ini hanya memiliki satu jurusan saja, yakni Pendidikan Agama (PA). Dengan jumlah mahasiswa 51 orang, saat ini Jurusan Pendidikan Agama itu pun terlah bertambah kata menjadi Jurusan Pendidikan Agama Islam dengan volume peminat selalu tinggi disetiap tahunnya. Kemudian di tahun 1975 dibuka Jurusan  Bahasa Arab, dilanjutkan dengan penambahan jurusan Bahasa Inggris pada tahun 1984. Namun jurusan Bahasa Inggris ini sempat ditutup untuk menerima mahasiswa baru selama beberapa tahun disebabkan oleh adanya aturan baru ditahun ajaran 1988/1989. Baru pada tahun 1998 Jurusan Bahasa Inggris kembali dibuka.

Setahun kemudian, tahun 1999 dibuka pula Jurusan Tadris Matematika. Lalu disusul dengan pembukaan Jurusan Diploma Tiga Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam. Di tahun 2001 di buka Jurusan Kependidikan Islam (KI).  Enam tahun kemudian, dibuka lagi  Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtudaiyah di tahun 2007. dan tahun 2014 yang lalu lahir pula Jurusan Raudhatul Athfal.
Peringatan setengah abad ini pun berlangsung sejak tanggal 22 - 26 November,  yang di isi oleh kegiatan EXPO, berbagai macam lomba juga adanya hiburan-hiburan serta jalan santai.
Semarak peringatan setengah abad ini dimotori oleh DEMA FTK dibawah kuasa Bima Ramadhan bekerjasama dengan berbagai pihak seperi Afatar.

Bima Ramadhan selaku ketua umum DEMA Teladan mengatakan bahwa suksesnya HUT Tarbiyah 2017 ini tidak terlepas dari perjuangan panitia pelaksana yang terdiri dari pengurus Dema dan juga Afatar yang telah berkontribusi diacara tersebut. “Rasanya bangga dan gembira, kegiatan HUT Tarbiyah ke 52 ini sudah berjalan dengan lancar dan sukses dan mereka orang-orang kreatif serta luar biasa menemani kami dari awal kepengurusan hingga sampai saat ini”, ucapnya.

Bima menaruh harap kepada mahasiswa FTK untuk tidak jadi mahasiswa yang tak punya prinsip dan pendirian, mudah terpengaruh dengan orang sekitar. Cobalah menjadi mahasiswa yang berkata TIDAK bagi yang buruk dan YA bagi yang benar. Kita harus berani bersuara, terlebih menyuarakan yang benar.

Rep: Arza
Editor: si Mbah
Foto: Arza



Pages