BUAF Berhasil Tarik 12 Perguruan Tinggi


Sukma

Borneo Undergraduate Academic Forum (BUAF) merupakan forum ilmiah bagi para mahasiswa, yang baru dibentuk sekitar dua tahun lalu. Keberadaan forum ini sebagai jawaban atas keresahan para dosen, terutama para Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Akademik di lingkungan perguruan tinggi Borneo, terhadap lemahnya gairah ilmiah mahasiswa. Salah satu tujuannya untuk menjadikan Kalimantan sebagai center daripada kegiatan ilmiah. Tahun lalu, BUAF ini bertuan rumah di Pontianak, Kalimantan Barat.
            Kali ini, BUAF berlangsung di UIN Antasari Banjarmasin selama tiga hari dengan jumlah peserta 59 dari 13 institusi pendidikan. Tidak ada batasan bagi perguruan tinggi yang akan mengikuti forum ini. Terbukti dari data peserta yang berasal dari Pulau Jawa, seperti IAIN Purwekerto, IAIN Surakarta, IAIN Salatiga, UIN Sunan Kalijaga, IAIN Jember. Tidak hanya itu, masih ada peserta yang berasal dari Aceh tepatnya IAIN Lhokseumawe. Juga ada IAIN Manado dan STAIN Watampone. Serta ada yanng berasal dari Kucing Sarawak Malaysia, yakni Institut Pendidikan Guru (IPG). Tak luput pula peserta dari Bornoe, seperti IAIN Samarinda, IAIN Palangkaraya, IAIN Pontianak dan UIN Antasari Banjarmasin.
            Pada acara pembukaan BUAF kedua di Auditorium Masturi Jahri UIN Antasari Banjarmasin di hadiri oleh para Wakil Rektor dan dosen-dosen dari masing-masing institusi yang akan mendampingin peserta selama kegiatan berlangsung.
            Ada empat pembicara yang merupakan Doktor berkaliber internasional, yakni Dr. Syarifah Nooraida Binti Wan Hasan IPG Batu Lintang, Kuching Sarawak Malaysia, Dr. Muhammad Yunus Masrukhij, M.A. Alumni  Universitas Al-Azhar Al-Syarif Kairo, Najib Kailani Alumni dari University of  New South Wales (UNSW), Dr. Wardani Dosen UIN Anstasari

Rep: Bolang
Editor: Si Mbah