Sabtu, 31 Desember 2016

JIKA DEMA TANPA BENDERA

www.boredpanda.com
-    Dan makhluk-makhluk itu menjadi lebih perkasa

Jika DEMA tanpa bendera
Perang-perang akan redam
Harum demokrasi hanya topeng
Dan sungai-sungai birokrasi akan timpang-pincang

Orang-orang akan menyembah apa?
Sementara keyakinan mereka tergadai kepentingan
Sujud dan ikhtiar mereka dilindas peraturan yang mogok
Dan salam mereka memenuhi kotak-kotak perjuangan yang alpa

Jika DEMA tanpa bendera
Roda akan tetap berputar-putar
Keruas-ruas koalisi dan konsolidasi
Sementara orang-orang diluar hanya memburu nilai dan ujian

Orang-orang akan diskusi apa?
Sementara program tahunan yang macet ditengah jalan
Seperti ritual yang disusun rapi dihalaman-halaman proposal
Pemateri dengan mulut penuh bendera
Bercakap-cakap soal perubahan
Tanya jawab tentang atribut-atribut masa depan.

Jika DEMA tanpa bendera
Kebijakan-kebijakan akan tetap seperti sendiwara
Dalang dan pemain seperti drama penuh ending kejutan
Dan membiarkan para penonton bersorak dengan hiruk-pikuk

Orang-orang akan bersuara apa?
Mereka hanya sibuk berbaris dalam konsentrasi ilmu  yang absurd
Bukan soal persoalan tentang aspirasi
Atau gaduh isu yang tertelan waktu
Sementara sebagiannya terus mengibarkan bendera
Bendera yang diterpa angin
Dan,mengapung-ngapung diudara.

Jika DEMA tanpa bendera
Kita sebagai rakyat akan tetap sibuk disuruh memilih
Kepemimpinan bukan soal kredibelitas atau treak rocort
Tapi semata-mata meneruskan dinasti yang di beri pupuk kandang
Biar tumbuh bunga-bunga bangkai. Dan baunya menyebar ke gang-gang jurusan.

Orang-orang akan memilih apa?
Sementara kita terus dipaksa memaksakan kehendak
Kehendak mereka yang terus berburu bangku nomor wahid
Lalu kita ditelantarkan dijalan yang panjang
Sepanjang waktu yang penuh dendam lawan sebelah.

Jika DEMA tanpa bendera
Akan ada yang terus berkibar
Tentang hati kami yang terus menyala
Dari redup birokrasi dan demokrasi
Dari perubahan-perubahan yang membentur anggaran
Dari jalanan yang terus tergenang air hujan
Dari program kerja orang-orang gila kepentingan
Hati kami tetap akan menyala.

Menegakan bendera tanpa gelisah
Bendera dengan warna putih tanpa menang-kalah
Dan membiarkan hati mereka yang melukis harapan masa depan
Hati kami akan berkibar.

Banjarmasin, 31 Desember 2016 

Moh Mahfud. Suka menulis puisi dan awal tahun 2016 lalu ia memenangkan Lomba Cipta Puisi Tingkat Nasional di Universitas Brawijaya, Malang, dan juara 3 lomba penulisan Naskah Drama Modern yang diadakan oleh Dewan Kesenian Banjarbaru tahun 2015. Puisi-puisinya beberapa kali dimuat di Radar Banjarmasin, Banjarmasin Post, Barito Post, Radar Surabaya, Majalah Horison dll. sekarang aktif di LPM SUKMA

Jejak Redaksi

Labels