Semakin Dewasa, SBA Ciptakan Sensasi Baru

LPM SUKMA

LPM SUKMA
B-SUKMA. Lampu sorot sekejap mati dan beberapa sudut panggung mulai digelapi malam, hingga riuh penonton pun terdengar.. Teriakan dan tepuk tangan penonton menyambut ditiap pukulan gendang yang diiringi nyanyian klasik, lalu jajaran tentara datang tuk melengkapi suasana tersebut.

Diusia dewasanya Sanggar Bahana Antasari (SBA) yang ke-22, memberikan nuansa baru ditiap perayaannya. Dihari pertama, perayaan Anniversary dibuka oleh Divisi Musik yang mempersembahkan “Parade Musik” dengan menampilkan lima band diantaranya Good Days, Melody, Vaku Alam, Pick An Swank dan Ikasba Band. Ada beberapa music pop yang dipadukan dengan teatrikal dalam acara malam itu sehingga menyedot perhatian para penonton di Auditorium Mastur Jahri, Selasa (11/10).

Pada malam kedua, Divisi Tari membawakan dua tarian yaitu Tari “Samba Sunda” dan “Japin Sigam”. Sedangkan Divisi Sastra ada pembacaan puisi yang berjudul “Senja” karya oleh Eky Purwanto. Dan terakhir, persembahan dari Divisi Teater yang menyajikan pertunjukan teater dengan judul “T-TOT” karya Heldyansyah A.R ini menceritakan tentang tradisi di Banjarmasin yang mulai hilang akibat modernisasi.

Karya dari Heldy ini terbilang lucu, menghibur sampai diujung pentasnya hingga membuat para penonton terbahak-bahak. Dan karya berjudul T-TOT ini pernah menjuarai sebagai penyaji terbaik ke-2 di festival teater modern 2016 dibulan lalu.

Berbeda dengan tahun sebelumnya, dulu teater yang selalu mendominasi ditiap perayaan ultah bahana. Namun sekarang dikemas dengan music oleh abang ujang, ungkap Ridho Nur Yasha selaku ketuplak acara. Harapnya, semua anggota sanggar bahana agar dapat terjalin silahturahminya, tidak membedakan antara angkatan senior dan membaur menjadi satu diultah ini, juga sesuai dari temanya “Ruhuy Rahayu, Matan Sanggah Sampai Ke Cicit” dan selain itu, tiket yang kami cetak sekitar 500 Alhamdulillah terjual habis, tutupnya.

Pages