Free Event Sebelum Puncak Seni

LPM SUKMA

LPM SUKMA

Dari kejauhan, nampak sesosok manusia berbadan besar dan hitam pekat dengan memegang tali yang mengikat ke leher anjing yang terbelenggu dan suara-suara yang bersajakan tentang diri yang mencoba bangkit dan mempertahankan identitasnya..

Tepat dipukul 14.00, sekumpulan mahasiswa hadir dan melihat acara secara langsung dengan menampilkan Teatrikal Puisi yang berjudul “Anjing Yang Terbelenggu” pada awal bulan kemarin, LPM Jelaga turut mengundang kawan-kawan Pers Mahasiswa (Persma) diberbagai perguruan tinggi diantarannya LPM Sukma, Kinday, Lensa dan beberapa sanggar yang ikut memeriahkan acara dasar atau Free Event  tersebut, Sabtu (1/10) di halaman parkir belakang STIMIK Indonesia Banjarmasin. 

Pameran foto jurnalistik dan seni digital serta penampilan teatrikal puisi, bedah buku dan musikalisasi puisi ini adalah acara yang akan diselenggarakan dibulan November mendatang, ungkap Ferdi selaku mantan pimum LPM Jelaga ini. Acara ini hanya bagian free event sebelum acara puncaknya dibulan yang akan datang. Jadi, gambaran hiburan-hiburannya seperti ini bahkan dalam kegiatan yang lebih ramai lagi dengan mengundang kawan-kawan seni yang ada dibanua ini, bebernya.

Dalam kegiatan seni tersebut, juga mengadakan bedah buku puisi dari sanggar kertas. Kata pembawa acara, siapa yang bertanya akan mendapatkan sebuah buku puisi dari sanggar kertas tersebut. Lalu, Muhammad Badaruddin selaku anggota LPM Sukma  bertanya, apa saja yang telah diterbitkan dan dibuat oleh sanggar kertas? Jawabnya dengan tersenyum, dilembaga kami hanya sebagian orang yang menerbitkan dan siapa yang mau saja, katanya.

Kemudian itu, dimeriahkan dengan music-musik pop dan beberapa kawan-kawan yang suka rela menyumbangkan lagunya dalam acara free event tersebut. Dan diakhirnya dengan foto bersama lembaga pers mahasiswa di Banjarmasin. (m rahim/lpm-sukma)

Pages