PEMIMPIN BARU DAN HARAPAN BARU

Sumber Google
Oleh: Muhammad Azhar
Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Komunikasi IAIN Antasari Banjarmasin

    Dalam bahasa Indonesia “pemimpin” sering disebut penghulu, pemuka, pelopor, pembina, panutan, pembimbing, pengurus, penggerak, ketua, kepala, penuntun, sebagainya. Sedangkan istilah Memimpin digunakan dalam konteks hasil penggunaan peran seseorang berkaitan dengan kemampuannya mempengaruhi orang lain dengan berbagai cara.

     Istilah pemimpin, kemimpinan, dan memimpin pada mulanya berasal dari kata dasar yang sama “pimpin”. Namun demikian ketiganya digunakan dalam konteks yang berbeda.

    Pemimpin adalah suatu lakon atau peran dalam sistem tertentu, karenanya seseorang dalam peran formal belum tentu memiliki keterampilan kepemimpinan dan belum tentu mampu memimpin. Istilah Kepemimpinan pada dasarnya berhubungan dengan ketrampilan, kecakapan, dan tingkat pengaruh yang dimiliki seseorang, oleh sebab itu kepemimpinan bisa dimiliki oleh orang yang bukan “pemimpin”.

     Dalam sebuah kompetisi atau pertandingan pasti ada yang namanya kalah dan menang. Sebentar lagi Fakultas Dakwah dan Komunikasi akan melakukan pemilihan dekan pada tahun ini, dengan demikian dengan terpilihnya dekan nanti kami sebagai mahasiswa harapan demi harapan agar dalam masa kepemimpinan dekan yang baru mampu memberikan nuansa yang berbeda kedepannya dan yang pasti fakultas dakwah dan komunikasi bisa bersaing di kancah lokal maupun nasional.

    Seperti yang kita lihat saat ini, fakultas dakwah dan komunikasi melakukan pengembangan dengan membangun kantor dan penambahan prodi baru, ini adalah sebuah kemajuan yang telah dilakukan oleh para pemimpin yang terdahulu. Kita tunggu saja siapa yang akan terpilih untuk mengemban amanah memimpin fakultas di tahun ini. 

    Bagi kami sebuah jabatan itu bukanlah sebuah anugerah melainkan sebuah tanggungjawab atau amanah. Diembankan sebagai amanah karena nanti kelah akan dimintai pertanggungjawaban atas kepemimpinannya.