At-Ta'dib melakukan PENGGODA di Audit


Taked by badar
     Sanggar at-Ta’dib Fakultas Tarbiyah IAIN Antasari menyelenggarakan pentas perdana untuk angkatan ke-32 tadi malam (13/04). Pementasan ini diberi nama PENGGODA (Pentas Perdana Anggota Muda) dengan tema “Menjadikan Seniman Etis, Efisien dan Profesional”. Bertempat di Auditorium Mastur Jahri IAIN Antasari Banjarmasin, acara ini dihadiri oleh semua sanggar dan teater yang ada di Banjarmasin, Banjarbaru dan Martapura.

    Pementasan ini diselenggarakan selama dua hari (12-13 April), dengan persiapan selama dua bulan. Pementasan ini diisi oleh serangkaian acara seperti Tari, Puisi, Pantomim dan Teater.

    Ketua Pelaksana, Agus mengatakan bahwa, pentas ini adalah acara wajib untuk anggota muda agar resmi menjadi anggota Sanggar at-Ta’dib. Pentas ini dilaksanakan setahun sekali. “tujuan acara ini agar anggota at-Ta’dib bisa profesional, bersemi dalam kebersamaan dan kekeluargaan yang disipline. Menurut saya pentas perdana ini sudah sangat memuaskan dan lancar”, tambah Agus.

    Akhmad Qusyairi, salah satu penonton dari Fakultas Syariah mengatakan bahwa, pementasan teatrikal puisinya masih ada kejanggalan, karena memang ini pentas perdana, akan tetapi teater dan tari sudah sangat bagus. Jadi keseluruhan acaranya sudah sukses. Katanya.

    Salah seorang pemain Teatrikal Puisi, Widi Hartono mengatakan, kesulitannya pentas perdana ini karena latihan sambil kuliah, jadi kadang sulit mengatur waktu. Serta masih banyak anggota baru yang belum memiliki jiwa seni. “latihan sepenuhnya selama tiga bulan, meskipun tetap ada istirahat buat kuliah,” tambah Widi.

    Mujahid, salah satu penonton dari fakultas Tarbiyah menyatakan, pementasannya sangat bagus, terutama Tari. Selain tariannya yang bagus, penarinya juga cantik-cantik. “dari awal, Sanggar at-Ta’dib memang menarik untuk ditonton. Itulah yang menyebabkan saya tertarik untuk menonton, terlebih ini adalah penampilan perdana dari anggota baru yang pastinya membuat penasaran. Acara malam tadi sangat atraktif dan wajah baru semangat baru,” tambah Daus, penonton dari Fakultas Tarbiyah.

    Widi Hartono menyampaikan harapannya untuk anggota baru kedepan, agar mereka mencintai kesenian, seperti proses dalam seni itu sendiri, bukan cuma sekedar penampilan diatas panggung. Sehingga kedepannya akan lebih baik, meskipun mendapat komentar buruk atau baik, pungkasnya. (Badar/Ahim)