Kopi Pery


B-Sukma-Subarjo. Kapal Pery penyeberangan antar pulau yang melintasi sungai Barito sangat banyak. Salah satunya adalah Pery penyeberangan dengan rute Subarjo-Alalak yang telah beroprasi semenjak orde baru. Kapal Pery milik pemerintah ini merupakan salah satu dari 5 armada laut yang beroprasi khusus untuk menghubungkan ibu kota Kal-Sel dan Tamban.

Untuk menarik perhatian dan demi kenyamanan penumpang, beberapa pemilik kapal pery membuat inovasi baru pada Alat Transportasi mereka, diantaranya meletakkan beberapa sound sistem, televisi dan juga warung kopi di bagian dek belakang. Hal ini dilakukan oleh Halidi (36) bersama istrinya, ia menjual kopi dan beberapa kue serta gotengan. "Sebenarnya ini inovasi dari saudara saya pemilik pery ini, kami pikir itu bisa dicoba dan sangat besar kemungkinan lakunya. Sebab, pery ini cukup lama saat menyeberangnya dan selalu banyak penumpangnya" katanya pada B-Sukma Rabu (13/01).

Waktu tempuh yang berkisar 15-20 menit untuk menyeberang membuat beberapa penumpang memilih bersantai di dek belakang sambil menikmati kopi dan pemandangan kapal-kapal besar yang lalu lalang disungai besar ini. "kan lumayan lama waktu penyeberangannya, dari pada bosan lebih baik menikmati kopi di dek belakang. Mana pemandangannya bagus lagi" Ujar Asmuni (46) penumpang kapal Pery Subarjo-Alalak. (Red.RNH)

Pages