Jumat, 23 Oktober 2015

LAGI, MALING HELM TERTANGKAP!

Maling helm di IAIN Antasari Banjarmasin (foto/Fud)
BSukma--Menurut data keamanan kampus, hilangnya helm beberapa bulan terakhir mencapai 26 buah helm. Tentu itu sangat meresahkan bagi mahasiswa. Pasalnya, helm yang  hilang rata-rata bernilai jual mahal. 

Ahmad Rifani (28), yang merupakan warga jalan Pramuka Komplek Satelit, tertangkap tangan mencuri helm dilingkungan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan  (21/10). Saat diwawancarai, ia mengaku sudah mencuri beberapa kali dilingkungan kampus, “Ada lima helm yang saya ambil semunya, selain itu tidak ada” tuturnya. Akibat dari tindakan itu ia harus membuat perjanjian dengan pihak keamanan kampus untuk tidak mengulanginya lagi.

Namun sayangnya,  perbuatan itu tidak membuatnya jera. Rifani, kembali berulah. Ia tertangkap tangan mencuri helm disamping kantor rektorat (28/10) dengan dilihat beberapa saksi. Akibatnya, Satpam kampus menjemput paksa pada hari ini (30/10) untuk dimintai pertanggung jawabannya.
“Kemarin sudah ketangkap, kami kasih perjanjian untuk tidak mengulangi. Tapi ia malah tidak mengindahkan permintaan kami” kata satpam kampus, Khairatun Nikmah. “Jumlah kami ada 14 petugas yang bergantian, tentu itu tidak cukup untuk memaksimalkan oprasi. Akibarnya, kami sering kecolongan” tambahnya.
Mendapatkan nasehat dari salah satu dosen Fakultas Tarbiyah

Akibat dari perbuatannya, Rifani yang merupakan suami dari dua istri ini awalnya akan diserahkan kepihak yang berwajib. Akan tetapi, Putri (24) yang merupakan istri keduanya meminta penangguhan untuk diselesaikan secara kekeluargaan. Rifani pun kembali menandatangani surat perjanjian dan menganti semua helm yang jika dinominalkan sampai 7 juta.  (BS/Fud/Iqbal)

Jejak Redaksi

Labels