Antara Security dan Helm

 
BSukma-Maraknya pencurian helm yang kerap terjadi di kampus IAIN Antasari Banjarmasin bukanlah hal baru lagi. Kurangnya kesadaran dari pengguna helm bermerek seperti NKH dan helm mahal lainnya merupakan penyebabnya. Di sisi lain penggunaan helm bermerek ini akan sangat menguntungkan “tikus-tikus” yang sering beroperasi di sekitar kampus.
Hukum dan undang-undang yang menjerat para pencuri helm ini hanya dikenakan sanksi tindak pidana ringan (tipiring) yang ditahan tidak lebih dari 1x24 jam yang selanjutnya dilepaskan.
Undang-undang tindak pidana ringan ini sangat merugikan bagi pengguna helm bermerek. Sangat disayangkan hukum dan undang-undang ini tidak sesuai dengan apa yang kita harapkan.
Untuk itulah kami dari security IAIN Antasari Banjarmasin menghimbau agar seluruh mahasiswa dan mahasiswi IAIN Antasari jangan lagi menggunakan helm yang mahal atau bermerek. Cukup gunakan helm biasa yang sudah memiliki Standar Nasional Indonesia (SNI) agar aman dan nyaman sampai di kampus.
 
(Security : Azny Sapalace)