Proker.... "Apa Manfaatnya" ??????

 Oleh: M.A.F

IAIN Antasari mempunyai banyak organisasi kampus, banyak organisasi yang bergerak di tingkat institut maupun tingkat fakultas, baik itu organisasi dibidang eksekutif (DEMA Institut/Fakultas,HMJ) Legislatif (SEMA Institut/Fakultas) atapun yang bersifat mengasah skill dalam bidang tertentu (UKM/UKK/LSO),

 setiap organisasi mempunyai prokernya (Program Kerja) masing-masning,terkadang dalam suatu organisasi mempunyi belasan proker dalam satu tahun kepengurusan,tak heran apabila hampir setiap hari ditemukan berbagai acara dan seminar yang diadakan oleh berbagai organisasi tersebut.

Banyak mempunyai proker dan berjalannya proker tersebut menjadi patokan penilaian terhadap suksesnya suatu organisasi,maka dari itu banyak organisasi berlomba-lomba mengadakan seminar nasional dan internasional, atupun mengadakan rangkaian lomba-lomba besar yang di ikuti mahasiswa dan umum, karena suksesnya organisasi dilihat dari terlaksananya proker-proker besar, harus diakui bahwa seminar-seminar yang sering di laksanakan organisasi mahasiswa sangat membantu tugas lembaga seperti IAIN Antasari dalam mencerdaskan para mahasiswanya, dan juga berbagi lomba yang mewadahi kreatifitas para mahasiswa, karena kreatifitas yang tak berwadah akan menimbulkan hal negatif. Tentu saja kita lebih senang melihat  mahasiswa mengikuti seminar atu lomba, dibandingkan kelayapan malam ketempat hiburan atau perilaku negatif lainya.

Akan tetapi hasil yang didapat dalam seminar itu hendaknya diiringi dengan tindakan nyata, contohnya jika kita mengikuti seminar ataupun diskusi tentang kebangsaan dan ekonomi, akan tetapi kita masih cendrung apatis dengan masalah ekonomi di negri kita, degan begitu maka hasil dari bernagai proker itu dapat teraplikasi, sebagai contoh lagi suatu perusahaan kendaraan bermotor asal jepang (yamaha,)mereka mensponsori atau mengadakan acara ROAD RACE (balap resmi), yang mereka pikirkan adalah dampak dari diadakannya acara tersebut yatu memeperkenalkan produk yang mereka pasark agar dapat memperbesar penjualan produk perusahaan tersebut.

Suatu organisasi yang memikirkan dampak positif dari terselanggaranya proker itulah yang patut disebut sebagai organisasi mahasiswa, kembali lagi kepada julukan mahasiswa “ Agent of Change” kecendrungan mahasiswa sekarang adalah melaksanakan proker dan hanya berpikir bagaimana terlaksananya bukan apa manfaatnya bagi mahasiswa dan kemashlahatan masyarakat.

Oleh karena itu marilah kita  sesama aktivis kampu,Membuat suaru kegiatan agar dapat memikirkan bagaimana membangun mahasiswa yang cerdas dan kritis, mahasiswa yang berani bergerak, mahasiswa yang tidak hanya diam apabila terjadi ketidak adilan,mahasiswa yang peduli terhadap isu kampus dan masayarakat, bukan mahasiswa pasif yang yang tidak bergerak samasekali ketika mendangar permasalahan di kampus maupun di masayarakat, dengan berbagai proker yang mencerdaskan dan dapat menumbuhkan jiwa kritis,bukan hanya bermewah-mewahan dalam melaksanakan lomba dan seminar.

 HIDUP MAHASISWA !!!!!!!

 (TURUT BERDUKA CITA AKAN MATINYA GERAKAN MAHASISWA YANG KRITIS)