MAPALA MERATUS PERINGATI EARTH DAY DAN DIES MAULIDIYAH


Bsukma - Mahasiswa Pencinta Alam (Mapala) Meratus IAIN Antasari Banjarmasin mengadakan acara Peringatan Hari Bumi dan hari kelahirannya yang ke-22, Kamis (23/4). Acara yang bertajuk “Bumiku Sayang Bumiku Malang”  itu berlangsung selama dua hari. Hari pertama diadakan pada Kamis (23/4) di depan Gedung PSB dan satu hari selanjutnya akan diadakan di Siring pada Minggu (26/4).

“Acara Hari Bumi sebenarnya adalah hari Rabu (22/4). Tetapi karena pada Rabu berbenturan dengan acara Wisuda IAIN, maka acaranya ditunda ke Kamis (23/4) agar semuanya bisa berhadir,” tutur Zainul Muslihin selaku ketua pelaksana dalam acara tersebut.

Ia menambahkan, kegiatan untuk Hari Bumi ini dilaksanakan dengan penanaman Pohon yang disaksikan oleh pihak rektorat, pameran foto dan Orasi mengenai bumi di panggung utama.

Ketua Umum Mapala Meratus IAIN Antasari Taufik Akbar menjelaskan, tujuan dari pameran foto tersebut agar masyarakat mengetahui bagaimana wajah atau keadaan bumi saat iini.

“Semua foto yang ditampilkan adalah foto mengenai keadaan di bumi. Selain foto, mereka juga menampilkan berbagai macam kaligrafi yang bertemakan tentang lingkungan bumi,  yang mana kaligrafi tersebut bertujuan untuk mengajak kita semua agar mengetahui bagaimana konsep Islam terhadap lingkungan,” ujarnya.

Ditambahkannya, ada semboyan-semboyan untuk tidak membuang sampah sembarangan, agar semua masyarakat sadar terhadap pentingnya lingkungan.

Syaifullah (24) atau sering disebut dengan Otong merupakan salah satu mahasiswa dari Mapala Mahipala STAI Darussalam mengatakan bahwa acara ini memiliki banyak dampak positif, terutama mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan.

“Karena kita melihat sendiri bahwa lingkungan saat ini bisa dikatakan tidak bersahabat. Selain itu, acara ini merupakan ajang untuk silaturahmi sekaligus berbagi pengetahuan mengenai lingkungan,” kata Otong.

Zainul menjelaskan, acara pada Minggu (26/4) akan diadakan pembagian bibit-bibit tanaman dan ‘perang sampah’. “Tujuannya untuk mengingatkan kepada masyarakat agar selalu menjaga bumi kita yang semakin hari semakin rusak,” ucap mahasiswa Fakultas Syariah. (Reporter/Mahdiah).

Pages