GELIAT HMJ HUKUM KELUARGA

Foto bersama Himpunan Mahasiswa Jurusan HK

BSukma-Pekan lalu  HMJ (red-Himpunan Mahasiswa jurusan) Hukum keluarga fakultas Syari’ah dan Ekonomi Islam disibukkan dengan rangkaian acara PILAR yaitu Pekan Seni Ilmiah Dan Olahraga dengan tema Raih Prestasi dengan Integritas dan Kebersamaan yang Tinggi. “PILAR ini diadakan untuk menghadapai PORSENI pada tingkat fakultas nantinya” tutur Abu Lais selaku ketua HMJ Hukum Keluarga, kamis (09/04) siang.
 
Selain untuk menghadapi PORSENI tingkat fakultas, kegiatan ini terlebih diadakan untuk mempererat  solidaritas persaudaraan mahasiswa Hukum Keluarga, imbuh Abu Lais.
 
Ada sembilan lokal (red­-kelas) yang menjadi peserta dalam lomba ini. Mulai dari angkatan 2012 hingga angkatan muda tahun 2014. Setiap lokal diwajibkan untuk membayar iuran sebesar seratus ribu rupiah. Namun terdapat lokal khusus dari sembilan lokal tersebut, yakni lokal C angkatan 2013 yang dihuni oleh sedikit mahasiswa, jadi pihak penyelenggara tidak mewajibkan seratus ribu tapi lima ribu per mahasiswa.
 
“Ada sepuluh cabang lomba yang diadakan, seperti debat ilmiah, cerdas cermat, kaligrafi, catur, futsal, volly, badminton, tarik tambang, tenis meja dan stand up comedy bahasa Banjar. Untuk juri kami menggunakan orang dalam yang sudah teruji kualitasnya, seperti kanda Mujibburahman, kanda fadli dan Kanda Adi Cahyadi. Mereka juga anak-anak hukum keluarga.” Jelas Abdul Ajiz selaku ketua pelaksana dalam acara tersebut.
 
“kami hanya membutuhkan waktu tiga hari untuk melaksanakan sepuluh cabang lomba ini. Yakni dimulai pada hari sabtu, minggu dan senin sore. Kami menggunakan hari libur kuliah karena tidak ingin mengganggu kedua belah pihak (red-peserta dan panitia) pada masa perkuliahan. Hal ini juga salah satu amanat dari Ibu Yusna Zaidah selaku ketua Jurusan hukum Keluarga yang mewanti-wanti kami agar tidak absen waktu kuliah. Untuk hari senin sore, kami akan memberikan keringanan pada teman-teman yang masih kuliah sore itu dengan menempatkan nama mereka pada urutan terakhir tampil (stand up comedy). Sehingga mereka tidak perlu absen kuliah.
 
Untuk tempat perlombaan, kami juga memanfaatkan fasilitas kampus yang telah disediakan. Seperti GOR (gedung Olahraga), gedung futsal, lapangan volly yang ada di Ma’had Ali, dan beberapa lokal kuliah.” Tambah Ajiz.
 
Hingga berita ini diterbitkan telah keluar nama-nama pemenang dari sepuluh cabang lomba tersebut. Salah satunya dari cabang lomba debat ilmiah yakni Taufik Rahman, Muhammad Zaini dan Hadriah yang keluar sebagai juara dua.
 
“Ini merupakan pengalaman yang kesekian kalinya, dimulai dari tahun 2014 lalu pada tingkat HMJ Hukum Keluarga. Setelah dari situ saya mulai melangkah pada tingkat fakultas dan menjadi juara pertama, lalu saya dikirim ketingkat Institut dan  berhasil menyabet juara tiga. Pada akhir Desember 2014 lalu saya juga mengikuti debat tingkat fakultas yang diadakan oleh HMJ HTN (Hukum Tata Negara) pada hari Nusantara, alhamdulillah membawa nama Jurusan Hukum keluarga lagi sebagai juara Pertama. Dan rencananya pada akhir April ini, saya akan mewakili IAIN antasari Banjarmasin untuk debat di Universitas Lampung Mangkurat (UNLAM).” Ujar Taufik Rahman mahasiswa jurusan hukum keluarga fakultas syari’ah dan Ekonomi Islam, saat dikonfirmasi pada jum’at (17/04) via telephone.

 “Perasaan saya bersyukur atas segala juara yang diberikan olah Allah Ta’ala. Harapan saya terhadap acara HMJ ini lebih maju dan lebih mencari juara-juara berkualitas di masa depan untuk mewakili jurusan hukum keluarga dan di fakultas menjadi yang terbaik.” Tutur Zaini Ghani sebagai pemenang juara dua tenis meja tingkat HMJ, saat ditemui setelah penutupan acara jum’at (17/04), sore. (reporter Titi)

Pages