Senin, 23 Maret 2015

Rektor IAIN: Jangan Termakan Politik yang Dilemparkan ISIS!

 
BSukma-Akhir-akhir ini indonesia dikejutkan hilangnya beberapa warga negara Indonesia (WNI) yang diduga ikut bergabung dengan Islamic State of Irak and Syiria atau yang lebih dikenal dengan ISIS.

Menanggapi isu-isu yang beredar dilingkungan IAIN Antasari, sebagai perguruan tinggi berbasis Islam. IAIN Antasari melaksanakan forum ilmiah untuk mengkaji lebih dalam, apa itu ISIS dan bagaimana sesungguhnya pergerakannya, di aula rektorat IAIN Antasari  (21/03)

Forum ini dipimpin oleh Syafi'i Mufid, seorang peneliti radikalisme timur tengah sejak tahun 2005.

Menurutnya, sekarang ISIS sudah tidak bisa disebut sebagai kelompok teroris tapi sudah menjadi negara yang membahayakan bagi negara-negara timur tengah, ISIS menggunakan segala cara dalam merekrut anggota-anggotanya dari berbagai negara.

sementara itu, rektor IAIN Antasarim Fauzi Aseri mengatakan, ISIS adalah sebuah penyalahgunaan arti jihad atas nama Islam. Ia berharap kalangan akademis jangan kepincuk untuk bergabung "Civitas akademik diharapkan jangan termakan politik yang di lemparkan ISIS dalam menjaring anggota" ucapnya. (Reporter/ M. Ali Furqan- Hiffatunnajah)

Jejak Redaksi

Labels