DILEMA WC KAMPUS

Oleh: Muhammad Nispi
(Mahasiswa jurusan Pendidikan Bahasa Inggris IAIN Antasari banjarmasin)

Kebersihan Sebagian Dari Iman, istilah yang selalu dibawa oleh Mahasiswa-Mahasiswi muslim, namun melihat kenyataan yang ada di IAIN ANTASARI Banjarmasin terutama keadaan WC sangat memprihatinkan terutama pada Fakultas Tarbiyah (keguruan) yang Mahasiswanya lebih dari 2000 Orang dan lebih dari 40 lokal yang tersedia hanya ada kurang lebih16 WC yang di sediakan.

Berdasarkan survei yang dilakukan pada Tarbiyah, ditemukan bahwa di PGMI ada 4 buah WC, namun tidak ada satupun layak pakai. Begitu juga dengan PBI dan PMTK tersedia 6 buah WC, namun hanya ada 2 buah WC yang bisa layak pakai sedangkan 4 buah di antaranya sangat kotor hampir dikatakan tidak layak pakai. pada KI BKI ada 2 buah WC yang bisa dipakai akan tetapi selalu ada bau yang menyengat yang kadang mengganggu kenyamanan penguna WC dan Mahasiswa yang lewat di depan WC tersebut.

Dari pak Yanto dan Misbah, Pasangan Suami istri yang sudah bekerja kurang lebih15 Tahun sebagai cleaning service di kawasan Tarbiyah Mengatakan “ Saya disini bekerja hanya sebatas membersihkan semua lokal tarbiyah saja, dan WC bukan kami yang membersihkan, Karna sudah ada pekerja yang Memang khusus petugas kebersihan WC terutama di Kantor Tarbiyah dan seputaran WC tarbiyah yang kerjanya sekali sehari, yaitu pada pagi sebelum perkuliahan dimulai. Namun sore hari apabila kami melihat sampah berserakan di sekitar WC kami juga yang kadang-kadang membersihkan. Dulu sebelum tahun 2010 sangat berbeda dengan sekarang, karna keadaan WC saat itu memang bersih dan peralatan seperti sabun tangan, lap tangan, sikat WC, pembersih WC, pengharum WC selalu di sediakan oleh petugas kebersihan WC karna pada masa itu yang membersihkan WC adalah langsung dari CV, yang mana setiap kebersihan WC itu adalah tanggung jawab dari CV. Keadaan WC sekarang ini sangat kotor karna kurangnya kesadaran dari Mahasiswa yang sering membuang sampah sembarangan diantaranya berupa ; tisu, bungkus permen, bahkan ada juga yang membuang pembalut didalam WC tersebut, sedangkan WC hanya dibersihkan sekali
dalam sehari.” Jelasnya panjang lebar.

Sabatino Zamzamy, mahasiswa jurusan PMTK mengatakan “ setiap seminggu sekali tepatnya jam 08.00 sampai 10.40 disambung 10.50 sampai 12.30, di lokal 5 PMTK yang letaknya persis di samping WC, pada saat kami belajar kadang merasa sangat teganggu disebabkan oleh bau WC, kami hanya bisa tutup hidung pada saat bau tersebut sangat menyengat, sebaiknya WC tersebut secepatnya dipebaiki karna kemungkinan bocor pada ledeng pembuangan sehingga baunya sangat menyebar, agar tidak menggangu kegiatan perkuliahan terutama lokal yang berada di dekat WC.

Masriadi, mahasiswa Jurusan PBI juga mengeluhkan yang sama “ seminggu ada 3 matakuliah di lokal 51 dan 50 PGMI lantai 3 bertepatan pada hari senin dan jum’at, pada waktu perkuliahan berlangsung saya merasa sakit perut ingin kencing rasanya, karna WC yang dekat tidak layak pakai saya harus menuju WC PSB yang lumayan jauh, sehingga memerlukan waktu yang lama hanya untuk membuang air kecil sehingga saya ketinggalan penjelasan dari dosen yang bersangkutan, harapan saya sebaiknya setiap WC yang ada sepatnya diperbaiki dan petugas kebersihan agar lebih efektif dalam bekerja.


Pages