Mencari Identitas Dewan Mahasiswa



     Oleh: Ali Faza

Dalam suatu keluarga ada istilah kepala keluarga yang mana ia melindungi semua anggotanya dari berbagai permasalahan. diantara permasalahannya adalah kebutuhan perekonomian yang kadang seorang istri sebagai seketaris yang melaporkan semua kebutuhan yang datang secara bersamaan, anak butuh seragam sekolah, uang jajan, transportasi, dll. 

ketika sudah di ketahui bersama apa permasalahan yang ada di keluarga tersebut maka di carilah solusi dari permasalahan tersebut untuk menjaga dan menjadikan harmoni dalam menjalani sebuah keluarga yang bahagia, aman dan sejahtera.

pada lingkup keluarga yang lebih besar dapat terbentuk dari sebuah organisasi. organisasi yang layaknya berstruktur seperti keluarga ini juga di nahkodai oleh ketua yang semestinya mengayomi semua anggotanya dan mengetahui keadaan organisasinya setiap saat. untuk mengetahui hal tersebut bisa berkordinasi dengan jajaran yang mempunyai rasa kepemilikan besar terhadap organisasi, seorang anak selalu ingin perlindungan dari ayahnya. begitu juga anggota yang ada di organisasi.

Ketergantungan ini hanya untuk mendapatkan pengakuan sebagai sebuah keluarga yang sesungguhnya. kemudian beranjak lembaga yang lebih besar lagi. yaitu dalam dunia kampus yang mana kepala kampus (rektor) berhadapan dengan warga, atau penduduk. istilah penduduk adalah orang yang menetap dalam waktu tertentu dengan pengakuan. di lingkup kampus pengakuannya tidak lain adalah sebagai mahasiswa. pengakuan itu bisa terjadi karena adanya bukti tertulis maupun pengakuan terhadap identitasnya.

Rektor seharusnya mengetahui setiap permasalahan yang ada pada suatu lingkup yang dia lindungi, dalam hal ini dia tidaklah mungkin mengumpulkan semua mahasiswanya maka dia meminta perwakilan dari mahasiswa itu, dan ini di sebut dewan mahasiswa (DEMA).

Dewan mahasiswa semestinya melaporkan semua keluhan dari mahasiswa secara berkesinambungan.

*Reporter Online LPM Sukma