Seminar Super (silatur)


BSukma-- (Kamis/01 Mei 2014) Tepatnya jam 8.30 di kampus Rasyidiyah Khalidiyah atau biasa disingkat Rakha tepatnya di STIQ (Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an) ada seminar yang diadakan oleh suatu organisasi Kerukunan Mahasiswa Muslim (KMM) Hulu Sungai Utara. Di dalam seminar tersebut banyak menceritakan tentang perempuan. Sebelum pemateri datang salah seorang panitia KMM memaparkan sedikit bahwa “Perempuan kurang mendengarkan dan taat pada perintah, ketika mendengarkan orang lain mudah terpengaruh dengan hal lain, perempuan kaum ekpresif dari pada laki-laki”.

Pendapat lain tentang perempuan yaitu:Perempuan itu sederhana, bukan apa adanya bukan berlebihan, bersifat keibuan, harus pandai mengatur rumah tangga sebagai anak atau sebelum menikah, bahkan sebagian perempuan suka lolipop dan cokelat, perempuan yang suka lolipop berarti sederhana sedangkan perempuan yang suka cokelat berarti high class.

James Thurber berpendapat “wanita itu lebih bijaksana dari pada pria, karena wanita lebih mengerti dari pada pria”. Adapun “pria mudah melupakan tapi tidak pernah memaafkan, tetapi wanita mudah memaafkan dan tidak pernah melupakan”.

Hasil survei mengenai hal yang membuat wanita mempesona dipandangan pria yaitu:kepribadian 40%, penampilan 22%, kecantikan 12%, agama 10%, berwawasan 4%, kaya 4%, keturunan 4% dan tidak tahu 4%.

Menurut Ibu Mardatillah, S.Ag yang menyampaikan materi tentang “Bidadari Surga Di Dunia”, menyebutkan bahwa seorang bidadari yang digambarkan oleh Rasulullah adalah memiliki mata yang indah juga jernih, sangat cantik, lembut, dan umur mereka sebaya. Perempuan dalam bahasa sansekerta berasal dari per-empu-an. Empu artinya mulia, sehingga perempuan adalah orang yang mulia. Perempuan dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia yaitu seorang yang memiliki vagina, menstruasi, bisa hamil, melahirkan dan menyusui. Pada zaman Belanda kedudukan perempuan lebih rendah dari pada laki-laki, kemudian menjadi pergeseran makna yang positif. Misalkan wanita muslimah yang sholehah mengucapkan kalimat syahadat, beragama Islam, menjalankan perintah dan menjauhi larangan yang diatur Allah SWT dalam al-Qur’an. Jadilah wanita yang hebat di dunia dan di akhirat yang memiliki kecerdasan, berakhlak mulia, cantik dan anggun. Ciri-ciri dan sifat wanita muslimah yaitu beriman kepada Allah, menjaga shlat lima waktu, taat pada suami dan orang tua, mendidik anak-anaknya agar taat pada Allah, tidak berduaan dengan orang yang bukan muhrimnya, tidak tabarruj dan sufur, tidak menyerupai laki-laki, selalu berdakwah dijalan Allah, menjaga hati dari syubhat dan syahwat, tidak menyia-nyiakan waktu dengan percuma, dan tidak menerima tamu laki-laki yang bukan muhrimnya.

“Peserta yang mengikuti seminar tersebut sekitar 250 orang, persiapan sebelumnya dilakukan sekitar 1 bulan yang dirapatkan oleh ketua panitia KMM beserta teman yang lain. Jalannya seminar 98% sukses dan 2% nya seperti keributan pecah balon, dll”. Tutur salah seorang panitia KMM. “Awalnya tempat seminar di hotel Lambung Mangkurat tapi karena keputusan dan pertimbangan harus dilakukan bersama, maka kami memutuskan untuk pintah tempat di kampus Rakha yang tepatnya di Auditorium STIQ karena tempatnya yang bernuansa Islami sesuai tema yang disepakati tentang perempuan khususnya bidadari surga di dunia. Tujuan seminar ini pun untuk menjalin silaturrahim antar sekolah atau kampus dan untuk memberi memotivasi”. Tambahnya lagi. “Kendala pun ada tapi bisa diatasi bersama rekan-rekan”. Tambah Mawardah (ketua panitia)

“Seminarnya sangat bermanfaat, asyik, juga banyak ilmu yang didapatkan dan sangat memotivasi diri untuk menjadi lebih baik lagi, adapun doorprise yang diberikan panitia dan penampilan teater yang sangat ramai sekali”. Tutur seorang peserta seminar.

(BS/ Heldawati Anaksholehah/1/13/0026)

Pages