Wisuda terbaik 2014


BSukma-Rapat Senat Terbuka dan Wisuda sarjana S1 ke-55 dan Pascasarjana S2 ke-25 IAIN Antasari Banjarmasin di adakan di gedung Sultan Syuriansah Banjarmasin (23/4).
Gedung Sultan Syuriansah atau biasa di sebut gedung susu ini memiliki kapasitas pengunjung kurang lebih 2000 orang, dan pagi tadi terlihat penuh oleh para wisudawan/I dan keluarga wisudawan yang menghadiri acara tersebut. 

Prof. Dr. H. Syaifuddin Sabda, M.Ag selaku Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga menyampaikan daftar lulusan wisudawan/I tahun ini berjumlah 419 orang:
laki-laki 170 orang atau 41%
dan perempuan 249 orang atau 59%.

~Wisuda terbaiak~
Sedangkan wisudawan terbaik tahun ini berdasarakan SK Rektor IAIN Antasari Nomor 90 Tahun 2014 tanggal 16 April 2014 berjumlah 5 orang, salah satunya Abdullah, SHI bin Nurani (ALM), mahasiswa fakultas Syariah dan Ekonomi Islam, jurusan Hukum Keluarga (AKHWAL SYAKHSHIYYAH).Abdullah adalah peraih beasiswa kurang mampu atau Bidik Misi( mahasiswa miskin), dia sukses studi dengan waktu ideal 3,4 tahun. Laki-laki yang memperoleh IPK 3,80 atau Cumlaude ini menggarap skripsi yang ia beri judul. “Anak perempuan menghijab saudara perempuan pewaris( analisis putusan nomor 415/Pdtp/2011/PA.Spg)”. Suatu kebanggaan tersendiri bagi peraih beasiswa kurang mampu ini.

Selain itu, orasi ilmiah disampaikan oleh Dr. Muhammad Zain, M.Ag (Kasubdit Pengembangan Akademik Direktorat Pendidikan Tinggi Islam Kementrian Agama RI). Dalam orasi ilmiah beliau menyampaiakan pentingnya kualitas seorang dosen. Beliau juga berharap jangan sampai mengangkat seorang dosen karena kerabat, melainkan yang benar-benar mempunyai kemampuan. “mahasiswa tidak membutuhkan dosen, dosen hanya sebatas fasilitator, mahasiswa berhak meninggalkan ruangan kelas apabila menemukan dosen yang kurang mampu dalam mengajar.”

Dalam hal peroleh IPK(indek prestasi akademik) beliau menyinggung mahasiswa yang mempunyai nilai IPK rendah, besar kemungkinan akan sukses di kemudian hari. “ mahasiswa yang mempunyai nilai IPK rendah lebih berani dalam hidup, menantang takdir, sedangkan yang memperoleh nilai IPK tinggi akan merasa cukup dengan nilai yang ia peroleh.” Orasi ilmih yang cukup panjang di sambung sambutan Rektor IAIN Antasari Banjarmasin Prof. Dr. H. Akh. Fauzi Aseri, MA.

Beliau menyampaikan selamat kepada wisudawan/i yang telah di wisuda. Rektor juga berharap agar para mahasiswa yang sudah wisuda menjadi bagian masyarakat yang cerdas dan tidak gagap teknologi.
Selain itu, Rektor juga memberitahukan pada 28 April 2014 mendatang akan mengikuti ujian proposal di Kementerian Agama RI untuk mengalihkan IAIN menjadi UIN.

“semoga kita lulus.’ Tutur beliau. Sekitar pukul 13.00 wita acara wisuda berakhir. Kegembiraan terpancar di wajah para wisudawan/I, mereka berpelukan dengan keluarga, kerabat dan sesama wisudawan/I, tidak terkecuali mengabadikan momen istemewa itu dengan berfoto bersama.
(BS/Fauzi/1/13-0014)